"MEMBERIKAN PEMAHAMAN PADA SANTRI BERSINAR DI HAFLAH AKHIR SANAH, "


Santri Bersinar di Haflah Akhir Sanah, Tanda Syukur Menutup Tahun Ajaran

Sumberasih, 19 Juni 2025 —
Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhir Sanah yang digelar pada Kamis, 19 Juni 2025 di lingkungan MI Islamiyah Sumberasih. Acara tahunan yang menjadi penanda berakhirnya tahun ajaran ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, para ustadz-ustadzah, wali murid, serta masyarakat sekitar.

Hadir dalam acara tersebut tokoh-tokoh terkemuka, di antaranya:

Kyai Isma'il, selaku Rois Surya MWC NU Sumberasih,

Bpk. Syaifullah, S.Pd, Kepala Sekolah MI Islamiyah Sumberasih,

Akhyarul Adib, S.Pd., M.Pd, tokoh pendidik dan pembina kegiatan keagamaan di wilayah Dringu.

Tak hanya itu, acara ini juga turut dihadiri oleh penyuluh Agama Islam Kecamatan Dringu, serta sekitar 105 tamu undangan lainnya yang terdiri dari tokoh masyarakat, wali murid, dan simpatisan.

Rangkaian Haflah berlangsung meriah namun tetap khidmat. Para santri menampilkan berbagai persembahan seperti pembacaan puisi religius, drama islami, pidato tiga bahasa, serta penampilan hadrah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang memukau para hadirin. Kegiatan ini menjadi momentum emas untuk menunjukkan potensi dan bakat santri dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Dalam sambutannya, Kyai Isma'il menyampaikan rasa syukur atas kemajuan pendidikan dan akhlak para santri. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pesantren, madrasah, dan masyarakat dalam mendidik generasi muda yang berakhlak dan berilmu.

Sementara itu, Kepala MI Islamiyah Sumberasih, Bpk. Syaifullah, menuturkan bahwa Haflah ini bukan hanya seremoni penutupan, tetapi juga bentuk penghargaan atas kerja keras santri dan pendidik selama satu tahun penuh. “Kami berharap para santri tetap semangat belajar, bahkan setelah lulus nanti, terus menebar manfaat bagi umat,” ujarnya.

Akhyarul Adib, S.Pd., M.Pd dalam pesan motivasinya juga mengajak seluruh hadirin untuk terus mendukung pendidikan keislaman yang holistik. “Santri tidak hanya bisa mengaji, tapi juga harus siap tampil di berbagai lini kehidupan — dari masjid hingga masyarakat,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai simbol syukur dan harapan agar tahun ajaran berikutnya membawa lebih banyak keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh civitas MI Islamiyah Sumberasih.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ACARA KHOTMIL QUR'AN AHAD PAHING

MENYAMBUT TAHUN BARU 1447 HIJRIYAH

JANGAN TAKUT MELANGKAH PELAN