Bimbingan Catin oleh Penyuluh Agama Islam: Bekal Membangun Keluarga Sakinah
Bimbingan Catin oleh Penyuluh Agama Islam: Bekal Membangun Keluarga Sakinah
Dringu, 29 Juli 2025 — Dalam rangka memberikan bekal keagamaan dan wawasan rumah tangga islami, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dringu kembali mengadakan kegiatan Bimbingan Calon Pengantin (Catin) pada Selasa, 29 Juli 2025. Kegiatan ini difasilitasi oleh Penyuluh Agama Islam, Akhyarul Adib, S.Pd, dan diikuti oleh sejumlah pasangan calon pengantin dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Dringu.
Bertempat di aula KUA Dringu, kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga menjelang dzuhur. Penyuluh Agama Islam, Akhyarul Adib, S.Pd, menyampaikan materi yang mengangkat tema “Mempersiapkan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah dalam Bingkai Nilai-Nilai Islam”.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan emosional dalam menghadapi kehidupan berumah tangga. “Pernikahan bukan hanya soal cinta, tapi juga tanggung jawab dan komitmen jangka panjang. Islam mengajarkan bahwa rumah tangga harus dibangun di atas pondasi keimanan dan komunikasi yang sehat,” ujarnya.
Materi yang disampaikan meliputi:
-
Hak dan kewajiban suami istri
-
Etika berumah tangga dalam Islam
-
Komunikasi efektif dan manajemen konflik
-
Perencanaan keluarga dan pendidikan anak
Para peserta juga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar kehidupan rumah tangga. Beberapa peserta bahkan menyampaikan harapan agar bimbingan seperti ini bisa dilakukan secara berkala, bahkan setelah menikah nanti.
Salah satu peserta, Siti Maesaroh (24), mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan. “Saya jadi lebih memahami peran seorang istri dalam rumah tangga, dan bagaimana membangun komunikasi yang baik dengan pasangan,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan sertifikat bimbingan sebagai salah satu syarat administratif pencatatan pernikahan di KUA. KUA Dringu melalui para penyuluh agama berkomitmen untuk terus memberikan edukasi keagamaan bagi masyarakat, khususnya dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Komentar
Posting Komentar